Penandatanganan Pakta Integritas, Lapas Wahai Siap Wujudkan Birokrasi Bersih

  • Administrator
  • Rabu, 04 Februari 2026 11:57
  • 12 Lihat
  • DAERAH

Ambon, CM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menunjukkan keseriusan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama oleh seluruh jajaran, pada Rabu (04/2/26).

Dalam pers release yang diterima redaksi Citra Maluku, kegiatan ini menjadi pijakan awal strategis Lapas Wahai dalam menapaki tahun 2026 dengan semangat perubahan dan peningkatan kinerja.

Kegiatan yang di pusatkan pada Aula Lapas Wahai, penandatanganan tersebut merupakan bagian dari percepatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Momentum ini sekaligus menjadi penguatan dedikasi dan profesionalisme petugas Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan publik.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan dokumen oleh pejabat struktural, dilanjutkan seluruh staf, serta disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya.

Penandatanganan ini menjadi simbol janji kinerja sekaligus tanggung jawab moral seluruh jajaran untuk menjunjung tinggi integritas.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa komitmen yang ditandatangani bukan sekadar formalitas, melainkan harus tercermin dalam sikap dan perilaku kerja sehari-hari.

“Pakta Integritas ini bukan seremoni. Ini adalah ikrar moral dan profesional kita sebagai petugas Pemasyarakatan. Integritas harus menjadi identitas Lapas Wahai. Setiap keputusan dan tindakan kita harus sejalan dengan komitmen yang hari ini kita tetapkan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Wahai, Abdul Azis, menekankan pentingnya penguatan tata kelola administrasi sebagai fondasi utama dalam membangun lembaga yang bersih dan akuntabel.

“Administrasi yang tertib dan transparan merupakan kunci terciptanya pelayanan yang berkualitas. Melalui Pakta Integritas ini, kami berharap seluruh petugas menjadikan etika dan akuntabilitas sebagai standar kerja, sehingga Lapas Wahai tidak hanya unggul dalam operasional, tetapi juga bersih dalam perilaku,” ujarnya.

Dari tingkat wilayah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan apresiasi atas langkah konkret yang diambil Lapas Wahai. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam transformasi Pemasyarakatan.

“Kepercayaan publik dibangun melalui konsistensi kinerja, kepatuhan terhadap aturan, dan keberanian menolak segala bentuk penyimpangan. Apa yang dilakukan Lapas Wahai hari ini adalah langkah penting dalam memperkuat budaya kerja yang bersih dan profesional,” pesannya.

Dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama ini, Lapas Wahai menyatakan kesiapan dan optimisme untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Amanah) dalam mewujudkan WBK/WBBM pada tahun 2026.(CM/ML)

Komentar

0 Komentar